•   20 April 2022 10:05

    Halo Sobat Brilio,

    Balik di Jalan Makan, episode kali ini ada di Petak Enam, Pancoran, Jakarta Barat. Di sini ada satu resto yang menyajikan makanan khas peranakan, menggabungkan pengaruh Tionghoa, Melayu, India, dan Jawa. Namanya HoLai. Resto ini berada di sisi kiri area Petak Enam.

    Beberapa menu yang bisa kamu coba ada kwetiau gosong spesial sapi, nasi lemak chicken chop, chicken wings peranakan, dan ada pula minuman segar yang warnanya menarik banget, ais holai malaka namanya.

    Penasaran nggak nih sama rasa dan harga dari makanan dan minuman di HoLai? Sebelum datang ke sini, mending cek dulu video dari BrilioFood berikut ini.

     

    See more..
  •   13 April 2022 10:02

    Halo Sobat Brilio,

    Jalan Makan This or That kali ini mengusung tema soal ayam panggang, nih. Ada dua macam ayam panggang dari tempat berbeda, yaitu dari Goobne dan Hengrill. Goobne merupakan ayam panggang khas Korea yang dimasak dengan oven. Sedangkan Hengrill merupakan ayam panggang khas Amerika atau yang lebih dikenal dengan istilah ayam guling yang dimasak dengan proses rotisserie.

    Kedua ayam panggang ini masing-masing punya penggemar dan cita rasa khas. Cocok banget buat kamu yang sedang mengurangi gorengan dan ingin beralih ke menu lebih sehat.

    Satu ekor American roasted chicken dari Hengrill dibanderol Rp 99.900 ribu belum termasuk ongkos kirim kalau kamu pesan lewat online. Nah, kalau satu porsi Korean oven roasted chicken dari Goobne bisa kamu dapatkan dengan harga Rp 205.000 ribu.

    Terkait packaging atau kemasan, ayam panggang dari Hengrill dibungkus pakai kotak mika tahan panas. Packaging ayam panggang Goobne menggunakan dus kertas yang bisa didaur ulang.

    Penasaran seperti apa dan rasa dari dua ayam panggang ini? Yuk, langsung simak video selengkapnya.

    See more..
  •   30 March 2022 10:02

    Halo Sobat Brilio,

    Jalan Makan This or That mengajak buat review sekaligus memilih makanan mana yang ternyata jadi favorit kamu. Kali ini mengusung tema nasi padang, nih. Ada dua macam nasi padang dari tempat berbeda, yaitu dari CORK&SCREW dan dari Kadai Mak Ciak. Kedua nasi padang ini masing-masing punya penggemar dan bercita rasa khas.

    Satu paket nasi padang dari CORK&SCREW dibanderol Rp 167 ribu kalau kamu memesannya via online. Sedangkan satu bungkus nasi padang dari Kadai Mak Ciak bisa kamu dapatkan dengan Rp 47 ribu. Terkait packaging atau kemasan, terlihat perbedaan yang cukup kontras untuk kemasan nasi padang dari CORK&SCREW. Tidak seperti nasi padang pada umumnya yang dibungkus dengan daun pisang dan kertas pembungkus makanan, nasi padang ini menggunakan box berbahan bagasse yang ramah lingkungan.

    Penasaran seperti apa isian dan rasa dari dua nasi padang ini? Yuk, langsung simak video selengkapnya.

     

    See more..
  •   25 March 2022 17:00

    Ayam Kampung & Jangan Tholo ‘Mbah Kebo’, kuliner legendaris Kulonprogo 

    Hallo Sobat Brilio!

    Berwisata ke Kulon Progo tak lengkap rasanya jika tak mampir di warung makan ‘Mbah Kebo’. Pasalnya, warung makan ini menyajikan berbagai masakan Jawa khas Kulon Progo, salah satunya jangan tholo. Dalam bahasa Jawa ‘jangan’ berarti sayur dan tholo merujuk pada salah satu jenis kacang-kacangan berwarna kecokelatan. Menariknya lagi, pemilik warung makan ini, Boinem sudah jadi penerus generasi ketiga lho.

    Bahkan ia juga menjadi juru masak dengan mempertahankan resep turun temurun. Sampai saat ini, Mbah Boinem sapaannya, sudah berjualan selama 45 tahun. Legendaris banget ya! Penasaran seperti apa kisah dan menu masakannya? Yuk simak video selengkapnya.

    See more..
  •   25 March 2022 16:09

    Ekowisata swadaya Sungai Mudal, dari warga untuk warga

    Hallo Sobat Brilio!

    Bagi pecinta wisata air, ekowisata Sungai Mudal bisa jadi pilihan yang wajib dikunjungi. Terletak di kawasan Kulon Progo, Yogyakarta wisata ini menyajikan aliran sungai yang segar nan asri. Menariknya, disana ada sumber mata airnya langsung lho, berasal dari deretan Bukit Menoreh, Kaki Gunung Kelir. Dari pihak pengelola menjelaskan, ekowisata ini dibina langsung dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia. Bahkan telah mengikuti berbagai ajang perlombaan wisata. Pada 2020 silam, Sungai Mudal berhasil meraih juara 2 saat mengikuti lomba binaan BUMN tingkat nasional.

    Dibalik keindahannya, Sungai Mudal rupanya dibangun secara swadaya oleh warga sekitar Sungai Mudal lho. Diharapkan dari ekowisata ini bisa bermanfaat juga bagi warga sekitar Sungai Mudal. Lalu seperti apa prosesnya? Yuk, simak video selengkapnya.

    See more..
  •   16 March 2022 10:02

    Halo Sobat Brilio,

    Jalan Makan This or That mengajak kamu buat review sekaligus memilih makanan favorit, nih. Kali ini temanya soal pizza. Ada dua loyang pizza dari tempat berbeda, yaitu Pizza Place dengan New York style Pizza dan Giulia's Chicago-Style Pizzeria. Kedua pizza ini masing-masing punya penggemar dan bercita rasa khas, lho.

    Satu loyang Hellboy Pizza dari Pizza Place dibanderol Rp 270 ribu. Sedangkan satu loyang Deep Dish Pizza Giulia's Signature dari Giulia's Pizzeria bisa kamu dapatkan dengan harga Rp 239 ribu. Terkait packaging atau kemasan, keduanya sama-sama menggunakan box kardus khusus pizza, sekilas terlihat seperti kemasan pizza pada umumnya.

    Penasaran seperti apa isian dan rasa dari dua pizza ini? Yuk, langsung simak video selengkapnya.

     

    See more..
  •   09 March 2022 10:02

    Halo Sobat Brilio,

    Jalan Makan This or That mengajak buat review sekaligus memilih makanan mana sih yang ternyata jadi favorit kamu. Kali ini ada temanya soal bakso, nih. Ada dua bakso dari tempat berbeda, yaitu Bakso Solo Samrat dan Bakso Titoti. Dua bakso ini masing-masing punya penggemar dan rasanya enak.

    Satu porsi bakso biasa rusuk dari bakso Samrat dibanderol Rp 84 ribu. Sedangkan satu porsi bakso spesial dari bakso Titoti bisa kamu dapatkan dengan harga Rp 34 ribu. Terkait packaging atau kemasan, bakso Samrat dan bakso Titoti sama-sama menggunakan plastik bening tahan panas sebagai pembungkus, sekilas terlihat seperti kemasan bakso pada umumnya.

    Penasaran kan seperti apa isian dan rasa dari dua bakso ini? Yuk, langsung simak video selengkapnya.

    See more..
  •   02 March 2022 10:02

    Halo Sobat Brilio,

    Balik dengan Jalan Makan. Episode kali ini ada di Palmerah, Jakarta Barat. Nah ini, ada Bubur Ayam Jadul The Legend atau orang sekitar lebih mengenal dengan nama Bubur Ayam Tatang. Tempatnya kaki lima dan diantara kios-kios lainnya, tapi ramai abis. Baru buka saja udah langsung diserbu orang.

    Harga satu porsi bubur ayam di sini Rp 30 ribu. Kamu pun dapat memesan setengah porsi dengan harga Rp 22 ribu. Cocok disantap saat jam pulang kantor. Menarik dan uniknya lagi, di tempat makan ini porsi ayam lebih banyak ketimbang bubur, lho. Jadi nggak perlu ragu maupun bimbang, sebelum datang ke sana, cek dulu video dari Jalan Makan berikut ini.

     

    See more..
  •   23 February 2022 10:02

    Halo Sobat Brilio,

    Balik lagi bersama Jalan Makan! Sekarang kita lagi ada di Lyma Cafe daerah Cideng, Jakarta Barat. Menu andalan di Lyma Cafe ini adalah smoke beef brisket, kalau dilihat dari review media sosial sih katanya mantap abis. Jadi penasaran nggak nih? Yuk, ikutin kita langsung.

    Di sini kita bisa menikmati perpaduan kuliner ala Amerika Serikat dan Meksiko. Selain beef brisketnya, ternyata ada juga berbagai macam burger, taco, quesadilla, nachos, dan french fries. Seporsi smoke beef brisket bisa kita nikmati dengan harga mulai dari Rp 135 ribu per 200 gram, dan udah termasuk french fries sebagai side dish.

    Menu daging brisket semakin spesial karena dimasak melalui metode pengasapan “slow and low cook”. Sebelum dipanggang, daging ditaburi dulu pakai bumbu "rub" ala Lyma Cafe. Kemudian daging dipanggang selama 15 jam hingga matan, empuk, tapi tetep juicy.

    Setelah jadi, dari luarnya daging terlihat berwarna hitam. Ini disebut dengan istilah "bark". Tapi bagian dalamnya ketika dipotong, lemaknya langsung meleleh. Terlihat lezat nan gurih, banget deh. melting gitu.

    Setelah menyantap hidangan yang berlemak, enaknya lanjut minum yang segar-segar, nih. Di Lyma Cafe juga menyajikan berbagai macam minuman segar. Ada kopi, teh, milkshake, hingga signature drink strawberry dan mango yakult. Dijamin puas kalau kamu datang selagi siang-siang.

     

    See more..
  •   16 February 2022 10:02

    Halo Sobat Brilio,

    Sekarang kita lagi ada di gang Kalimati, kawasan pecinan Glodok, Jakarta. Kali ini sengaja mencari kuliner 'mie baskom' yang sering dibicarakan di medsos. Ternyata banyak hal menarik di daerah ini, lho. Salah satunya ada jajanan yang beraneka ragam.

    Harga seporsi bakmi, bihun, dan kwetiau di warung mie baskom ini Rp 18 ribu. Kamu bisa nambah beragam menu gorengan, nih. Misalnya bakwan udang dengan harga Rp 12 ribu.

    Setelah makan yang gurih-gurih, kayaknya enak nih kalau cari menu serba manis. Masih satu gang dengan mie baskom, di sini juga menjual makanan tradisional Tionghoa, namanya mipan. Menu Tionghoa satu ini dijual modelnya pikulan, tapi rasanya mantep abis.

    Mipan terbuat dari tepung beras yang diolah jadi adonan putih bertekstur kenyal. Tekstur kenyal serta warna kudapan ini mirip dengan tteokbokki ala Korea. Bedanya kalau mipan ini disiram gula merah dan dikasih taburan bawang goreng. Perpaduan rasa manis dan gurihnya terasa seimbang dan menghasilkan cita rasa unik banget.

     

    See more..
  •   13 February 2022 13:01

    Sejak dulu, lewat Jogja kita bisa banyak sekali menemukan sosok-sosok unik dan kreatif. Entah dari bidang seni ataupun lainnya. Dari banyaknya sosok-sosok menarik yang ada, salah satunya adalah Veta Mandra. Bukan dari bidang seni tentu saja, tapi dari ranah kuliner dan selalu konsisten dengan menu spesifik, mie ayam!

    Mengendalikan akun Twitter kuliner fenomenal @infomieayamyk sejak 2016, lalu kini sukses buka warung sendiri dengan dua cabang langsung, Mie Ayam Pak Sarmintul, yang berlokasi di area Bantul.

    Nah, beberapa waktu lalu brilio.net berkesempatan mampir ke warung Mie Ayam Pak Sarmintul dan bertemu Veta Mandra. Kami berbincang-bincang soal warungnya itu dan cerita perjalanannya menjadi founder sekaligus admin akun Twitter @infomieayamyk. Yuk, simak wawancaranya.

    -

    Apa arti mie ayam menurut hidup Mas Veta?
    “Mie ayam itu comfort food-ku gitu.”

    Sejak kapan Mas Veta terjun di dunia bisnis kuliner dan buka Mie Ayam Pak Sarmintul?
    “Pertama kali buka warung Mie Ayam Pak Sarmintul ini dari November 2020.”

    Dengar-dengar Mas Veta resign dari pekerjaan ingin serius di bisnis Mie Ayam Pak Sarmintul? Ceritain dong, mas.
    “Ceritanya kan sebelumnya saya bekerja di lembaga apa ya, kayak BUMN keuangan, terus ya karena sudah lama di situ, kemudian ya kalau orang sudah lama bekerja kan bosen, pengin tantangan yang lain. Itu nggak langsung resign sih, jalan hampir setahun buka cabang, baru resign. Seperti itu.”

    Kenapa memilih bisnis kuliner Mie Ayam bukan makanan yang lain?
    “Karena kekuatan saya memang di mie ayam.”

    Sebelumnya udah pernah coba bikin resep sendiri atau gimana?
    “Kalau resepnya itu saya lihat dari YouTube, sebetulnya saya lebih mencampur-campurkan, kan saya suka jajan mie ayam, saya ambil-ambil mie ayam yang penggemarnya banyak, yang saya suka. Saya ambil yang misalkan, dari mie ayam itu saya suka mie-nya, saya ambil mie nya dari situ, saya suka pangsitnya, saya ambil pangsitnya. Orang-orang suka ada acarnya dan daun bawang di meja, ya saya kasih acar dan daun bawang di meja. Saya suka saos yang seperti di mie ayam itu, ya saya pakai saos seperti itu, jadi saya campur-campur semua.”

    Dari mana asal nama Mie Ayam Pak Sarmintul?
    “Namanya itu, nggak ada maknanya. Jadi itu awalnya dari waktu dulu kan saya admin Twitter @infomieayamyk, jadi waktu dulu kan orang-orang suka asal posting tapi nggak sebut nama, cuma foto aja. Nah, dari situ langsung tak QRT 'Mie Ayam Pak Sarmintul' cuma asal aja. Nah, dari situ kan ya udah agak punya nama, akhirnya ya wes tak pakai aja buat nama warung mie ayam.”

    Apa yang membedakan mie ayam ini dengan mie ayam lainnya?
    “Yang membedakan.. Jujur saya nggak tahu, tapi yang pengin saya tonjolkan dari awal itu saya ingin punya warung yang bersih. Dari saya sendiri kalau saya makan saya nggak suka warung yang kotor, jadi saya suka warung yang bersih. Terus kayak misalkan ada tisu di meja, karena saya kalau makan nggak ada tisu di meja susah juga ternyata, kalau apa ngilangin ‘gabres-gabres’ kayak gitu terus, dibikin warungnya suasananya nyaman dan bikin orang betah sih. Jadi yang membedakan seperti itu sih. Kalau rasa sih, hampir sama seperti mie ayam lainnya. Tapi kalau kata orang-orang yang habis makan di sini sih, mereka jadi terkintul-kintul.”

    Apa sih, makna dari ‘Terkintul-kintul’?
    “Terkintul-kintul itu, so good that you want to eat more.”

    Sampai saat ini udah ada berapa cabang mie ayam Pak Sarmintul?
    “Ada dua, di sini, depan Stadion Sultan Agung sama di Kemasan, Singosaren. Nambah lagi, rencana pasti ada, tapi nanti lihat-lihat kekuatan saya, maksudnya lihat-lihat kemampuan jangan nambah tapi nggak ada kemampuan nanti saya yang kelabakan sendiri.”

    Berapa kira-kira omzet Mie Ayam Pak Sarmintul per harinya?
    “Jadi kalau misalkan sawi dari sawinya aja, misalkan sini 1 kg tempatnya Mie Ayam Tumini 10 kg, jadi omzetnya segitu. Jadi aku masih.. Tempatnya Tumini dibagi 10 hitungan sawi, gitu.”

    Bagaimana menyiasati penjualan mie ayam selama pandemi?
    “Kalau di pandemi sih, kan buka nya di pandemi juga ya, jadi salah satunya kenapa mie ayam, ya karena mie ayam itu kan digemari dari kalangan bawah sampai kalangan atas, semua suka mie ayam, gitu. Jadi nggak begitu kena pengaruh, cuma kena pengaruhnya waktu itu pas PPKM kemarin itu. PPKM yang nggak boleh makan di warung, nah itu yang pengaruh. Nah, waktu itu ada orang, waktu itu kan aku ngirim, ada namanya PSBB (Pak Sarmintul Bisa Bungkus). Jadi cuma kemasan mentah tak kirim ke Javafoodie (Dadad Sesa). Terus dibikin konten di videonya, terus ada orang yang pengin, "Pesennya gimana?", dari luar kota. Waktu itu ya sempat nggak berani juga, takutnya nanti kalau perjalanan jauh terus basi atau gimana, tapi akhirnya orangnya "Nggak papa, nanti tak tanggung". Nah, dari situ muncul kemasan Pak Sarmintul bikin mentah, bikin versi bekunya, kirim-kirim ke luar kota pakai jasa pengiriman yang menyediakan lemari pendingin/freezer.”

    Baliho ulang tahun Bu Sarmintul sempat viral di media sosial beberapa bulan lalu, apa itu salah satu strategi marketing buat image branding Mie Ayam Pak Sarmintul?
    “Jadi itu pas November, pas ultah istri, tahun sebelumnya saya ngirim karangan bunga jadi ‘Selamat ulang tahun sigaraning nyawa dari suamimu satu-satunya’. Waktu tahun 2019 ya, waktu itu istriku bilang ‘Besok kalau kirim lagi pakai nama besar Bu Sarmintul’. Ya udah, terus aku ingat terus, berarti besok kalau kirim apa-apa pakai Bu Sarmintul. Nah, terus itu inspirasinya sih dari lihat di Instagram kan ada tuh di Jogja, yang pernah pasang baliho ulang tahun buat istri. Nah, aku nemu idenya baru di bulan Oktober, jadi sebulan sebelumnya itu udah ‘Oh, yowes aku tak bikin surprise-nya ini aja deh’, kayaknya istriku bakal nggak nyangka, gitu. Jadi awal mulanya sih lebih ke surprise-nya. Kenapa Bu Sarmintul, ya karena permintaan istri tadi, seperti itu. Ya mungkin orang-orang mikirnya ‘Bu Sarmintul itu apa sih? Oh, itu istrinya Pak sarmintul. Pak Sarmintul itu apa sih? Pak Sarmintul itu warung mie ayam’, jadi lebih ke situ. Awalnya sih cuma buat itu. Kalau strategi marketing, paling cuma 30%-40% lah. Kalau utamanya buat nyenengin istri aja, ngasih surprise aja."

    Sejak kapan jadi admin @infomieayamyk dan gimana cerita awalnya?
    “Jadi dulu awalnya itu dari grup Facebook Info Mie Ayam Jogja. Dulu awal jadi member itu, awal join itu seneng banget karena kan, kalau ada yang baru-baru itu kan pasti disayang-sayang. Maksudnya kalau ada yang baru di situ, aku terus jadi pengen posting-posting, jadi setiap hari posting mie ayam hampir setiap hari setiap minggu itu posting mie ayam. Nah, saking banyaknya posting, itu terus diangkat jadi moderator dulu awalnya. Karena jadi moderator, terus habis dari moderator, karena yang ownernya yang bikin grup Facebook itu ada kesibukan lain, makanya dia dikasihkan ke aku sama ke mas Anfil Agus, untuk di Facebook. Nah, selain di Facebook, kalau Facebook kan milik ramai-ramai, nah untuk yang kebetulan aku sendiri ada punya akun di Twitter namanya @infomieayamyk itu buat aku sendiri lebih, ya, lebih bebas di situ, gitu. Awal mulanya seperti itu.”

    Bagaimana tanggapan orang-orang sekitar setelah tahu kalau Mas Veta buka warung mie ayam?
    “Oke, awalnya aku buka warung ini itu nggak bilang-bilang dulu kalau ini punyaku. Soalnya nanti kalau tanggapannya nanti ‘Wah, mie ayam nya nggak enak’, kan aku malu, gitu. Jadi awalnya belum go public, jadi cuma buka aja. Nah, setelah jalan sebulan, eh ternyata mie ayamnya banyak yang suka, baru diumumkan, ‘Ini mie ayamnya Info Mie Ayam Yk’, gitu. Tanggapannya sih ya, ya kalau warung baru kan awal-awal banyak yang pengin nyoba. Kalau yang cocok ya balik lagi, kalau nggak cocok ya udah nggak balik lagi.”

    Terus setelah Mas Veta buka warung Pak Sarmintul ini, akunnya masih dipegang juga atau gimana?
    “Kalau untuk akun itu kan, pengin mempromosikan mie ayam, jadi pengin apa ya, pengin membantu warung-warung, jadi kalau orang belum tahu ada mie ayam apa di mana itu biar tahu. Jadi semenjak ada warung ini, ya akunnya tetap jalan seperti biasa. Terus kan aku nggak suka, power itu kan cenderung buat di abuse kan. Jadi kayak misalkan aku punya power punya akun itu kan kayak powerku. Nanti bisa di abuse buat promo warungku terus itu nggak. Jadi tetap, malah masih kebanyakan promo warung lain daripada promo warungku sendiri. Jadi kalau ada orang yang makan di sini trus mention @infomieayamyk ya tak RT. Orang makan apa ya tak RT. Jadi, RT-nya pun juga semua punya hak yang sama, jadi aku nggak milih-milih sama sekali.”

    Kalau Mie Ayam Pak Sarmintul sendiri termasuk jenis mie ayam yang seperti apa?
    “Kalau Mie Ayam Pak Sarmintul itu, aku nggak tahu masuk gagrak (jenis) mana ya. Soalnya, banyak yang bilang sih antara gurih, tapi ada manisnya, tapi nggak manis banget. Terus nggak bening kuahnya, agak kental tapi nggak kental banget. Jadi, bukan Wonogiri, bukan mana, jadi ya Mie Ayam Pak Sarmintul ya mie ayamnya Pak Sarmintul dengan identitasnya sendiri sih.”

    Apa harapan Mas Veta untuk Mie Ayam Pak Sarmintul?
    “Aku buka warung mie ayam ini itu tujuannya pengin mie ayam ini jadi kayak ‘migunani tumraping liyan’. Jadi Pak Sarmintul ini berdiri itu berguna buat semuanya. Jadi kalau yang kerja di sini ya dia mendapat nafkah, kalau yang tempat aku kulak (pasok) ayam bisa buat dia muter tempat aku kulak mie, dia bisa muter juga, buat yang jajan bisa seneng bisa kenyang, kayak gitu. Jadi, tujuan utamanya sih biar bisa berguna ke orang lain untuk mie ayam ini. Kalau dari aku sendiri penginnya jadi mie ayam Pak Sarmintul ini istilahnya kayak maraton, jadi bukan sprint yang cuma dalam waktu cepat itu nggak, jadi dalam waktu lama. Jadi penginnya maraton, dalam jangka waktu lama, bisa bertahan lama, bisa jadi mie ayam legenda kayak yang lain-lainnya.”

    Akun @infomieayamyk itu kan sudah besar di Twitter, kira-kira ke depan apakah akan menggunakan platform lain?
    “Kalau @infomieayamyk sih sebetulnya sekarang sudah ada di Instagram sama TikTok. Kalau yang di IG sama TikTok sih ya buat video-video khusus video sih, kalau yang di Twitter itu kan bisa ke foto bisa ke tulisan/teks aja. Kalau untuk ke depannya sih, ya kalau sekarang sih masih cukup aku, masih cukup saya sendiri. Yang jelas, Insya Allah dari awal berdiri itu tujuannya ya karena ingin mengenalkan mie ayam, ya kita nggak komersil. Jadi ya memang, aku pengin jajan mie ayam di mana terus tak foto, tak upload. Harapannya orang-orang bisa tahu. Jadi nggak ada kayak di bionya itu, bukan buzzer, bukan reviewer, karena aku nggak review, istilahnya bukan review sih, jajan aja.”

    Informasi apa saja yang dimuat di akun @infomieayamyk?
    “Jadi kalau aku jajan mie ayam itu yang tak infoin biasanya yang jelas namanya apa, alamatnya di mana terus, rasanya tuh lebih ke manis, apa gurih, terus harganya, terus porsinya seberapa. Terus buka tutupnya jam berapa, lebih ke itu. Jadi pasti ada itu, kalau yang kayak skoring skala 10 berapa itu aku jarang, soalnya nanti pasti, ‘Aku tuh siapa to, kok nyekor nyekor mie ayam?’.

    Mas Veta kan sudah nyicipi banyak jenis mie ayam, terus apa favorit mie ayam Mas Veta?
    “Mie ayam favoritku itu Sari Rasa Jatiayu, jadi yang Tumini, itu mie ayam favoritku. Karena apa, karena itu mie ayam pertama yang tak makan yang bikin aku suka mie ayam itu ya Tumini. Jadi kalau nggak ada Tumini, kalau ngga ada Sari Rasa Jatiayu, mungkin aku nggak bakal suka mie ayam. Jadi ya, favoritku dari dulu sampai sekarang ya itu.”

     

    See more..
  •   09 February 2022 12:19

    Saat cuaca panas, banyak orang memilih konsumsi air kelapa untuk menghilangkan dahaga. Rasanya yang manis dan menyegarkan membuat air kelapa banyak diminati semua kalangan. Mulai dari anak kecil hingga usia dewasa. Namun, tak hanya untuk hilangkan rasa haus, air kelapa juga baik untuk kesehatan tubuh. Konsumsi air kelapa diyakini bisa turunkan risiko penyakit jantung hingga mencegah batu ginjal loh. Tapi tahu gak sih, dari mana asal mula air dalam buah kelapa tersebut? Penasaran? Yuk, simak informasi lengkapnya dalam video berikut ini.

    See more..
  •   09 February 2022 10:05

    Halo Sobat Brilio,

    Kali ini tim BrilioFood lagi ada di daerah Senopati, Jakarta Selatan. Siang hari baru cari tempat makan, pas banget nih ketemu restoran menarik. Yup, namanya YinYang Dimsum. Resto ini punya desain interior ciamik abis, sukses memanjakan mata. Ditambah dekorasi yang khas oriental dengan warna modern, estetik dan Instagrammable.

    Menu yang disajikan di sini terdiri dari kombinasi dimsum otentik Hong Kong dan tren kuliner modern. Yang bikin beda, semua dimsum yang tersedia di sini dibuat secara otentik, fresh, dan dalam jumlah terbatas. Tak cuma itu saja, YinYang Dimsum memilih memakai pewarna alami ketimbang buatan. Misalnya pakai buah naga, teh bunga telang, jus sayuran, dan lainnya.

    Selain mengutamakan rasa, YinYang Dimsum juga menawarkan pengalaman berbeda saat kita menyantap dimsum, lho. Di antara sederet menu, ada yang spesial di YinYang Dimsum. Menu itu adalah prosperity stairs, shanghaimoon, dan salted eggmoji bao. Tapi tetap, semuanya enak dan recommended banget buat kamu yang suka sama kuliner otentik ala Hong Kong.

    Jangan lupa mampir ke YinYang Dimsum kalau kamu baru main ke daerah Senopati. Restoran ini buka mulai jam 10.00-21.00 WIB pada Senin sampai Jumat. Sedangkan Sabtu dan Minggu buka jam 08.00- 21.00 WIB.

    Buat kamu yang ngaku pencinta hidangan dimsum, nggak perlu berlama-lama. Cus, tonton video Jalan Makan dari tim BrilioFood berikut ini.

    See more..
  •   02 February 2022 10:05

    Halo Sobri,

    Briliofood punya program baru nih, namanya "Jalan Makan"! Sesuai nama programnya, tim BrilioFood bakal ajak kamu jalan-jalan sambil mengeksplor beragam kuliner menarik nan lezat.

    Spot kuliner kali ini ada di kawasan Glodok, Jakarta Barat, tepatnya di Pantjoran Tea House. Restoran Chinese yang kental dengan nuansa oriental khas rumah teh. Pantjoran Tea house menyajikan menu yang variatif. Nggak cuma menghidangkan berbagai macam teh, tetapi ada juga chinese food mulai dari dimsum, capcay, hingga ayam kung po.

    Uniknya lagi, karena kita ke sana pas Hari Raya Imlek, tim BrilioFood dikasih kesempatan buat nyobain tradisi Lo Hei! Apa sih, yang dimaksud Lo Hei? Buat yang keburu kepo, yuk langsung aja tonton videonya sampai habis.

    Sebelum menjadi restoran, dulunya bangunan ini diisi oleh Apotek Chung Hwa yang merupakan landmark daerah pecinan Batavia. Tapi sekarang sudah direvitalisasi atas inisiatif Pak Lin Che Wei, sampai bisa masuk program Jakarta Old Town Revitalization Corporation (JOTRC) dan sekarang dikenal dengan nama Pantjoran Tea House.

    See more..
  •   25 January 2022 10:06

    Jika diperhatikan, setiap rel kereta api selalu banyak terdapat kerikil. Ya kan? 

    Tentu bukan suatu kebetulan, karena ternyata ada alasan ilmiahnya lho. Batu kerikil pada bantalan rel kereta api memiliki fungsi sangat penting.

    Penasaran apa saja fungsi batu kerikil tersebut? Yuk, simak ulasannya dalam video berikut.

    See more..
TOP